Oleh: drg. Wiena Manggala Putri (Redaksi Klikdokter)

Rasa tidak nyaman sering dirasakan saat anak sedang tumbuh gigi. Lakukan beberapa langkah di bawah ini untuk mengatasinya.

Tumbuh gigi adalah salah satu fase penting pertumbuhan anak yang ditunggu-tunggu oleh orang tua. Akan tetapi, fase ini terkadang membuat mereka khawatir. Sebab, anak pada umumnya akan menjadi lebih rewel dari biasanya.

Tahap pertumbuhan gigi

Gigi bayi sebenarnya sudah mulai terbentuk dan berkembang dalam gusi sejak masih berada di kandungan. Oleh karena itulah, bakal gigi dapat muncul saat bayi berusia tiga bulan, bahkan saat bayi baru lahir. Namun umumnya, gigi bayi terlihat saat berusia 6 bulan.  

Biasanya, gigi yang tumbuh pertama kali adalah dua gigi bawah paling depan, diikuti dua gigi atas paling depan. Seluruh gigi akan lengkap saat si Kecil berusia 3 tahun, yakni berjumlah 20 buah.

Sampai saat ini, masih banyak orang tua berpikir bahwa tumbuh gigi menyebabkan anak demam dan diare. Padahal, menurut sebuah penelitian, demam dan diare bukanlah suatu indikasi tumbuhnya gigi.

 Gigi yang tumbuh dapat ditandai dengan beberapa gejala. Mulai dari timbulnya rasa sakit atau nyeri, gusi yang terlihat berwarna merah, anak lebih rewel dari biasanya, kesulitan saat tidur. Selanjutnya, air liur anak akan meningkat dari biasanya, lebih sering menggigit-gigit suatu benda, dan kehilangan nafsu makan.

Atasi tumbuh gigi pada si Kecil

Lantas, saat si Kecil menunjukkan tanda-tanda tumbuh gigi, apa yang harus Anda lakukan? Dikutip dari American Dental AssociatianFood, and Drugs Administration, orang tua tidak disarankan untuk memberikan obat-obatan yang dijual bebas yang mengandung benzocaine atau lidocaine untuk meredakan rasa sakit. Sebab, obat-obat tersebut dapat membahayakan bayi dan anak di bawah usia 2 tahun.  

Jadi, penanganan tepat yang dapat Anda lakukan saat si Kecil sedang tumbuh gigi adalah sebagai berikut:

      Menggosok gusi

Gunakan jari Anda yang bersih atau jari yang sudah dililit kain kasa, lalu basahi dengan air untuk menggosok gusi bayi Anda. Gosoklah secara perlahan selama 1-2 menit. Tekanan tersebut bisa meredakan rasa ketidaknyamanan pada gusi.

      Menggunakan gigitan khusus

Perlu diperhatikan bahwa tidak perlu menyimpan teether di lemari pembeku. Cukup dinginkan teether di lemari es, lalu berikan pada anak.  

Teether yang sudah didinginkan dapat membantu meredakan rasa nyeri yang terjadi saat gigi sedang tumbuh. Namun, pastikan teether tersebut terbuat dari bahan yang aman dan kondisinya selalu bersih. 

      Makanan keras

Jika bayi Anda sudah mengonsumsi makanan padat, cobalah berikan buah atau sayur yang bisa digigit seperti pisang, wortel, atau mentimun, yang sudah dikupas dan didinginkan. Hal ini dapat membantu dalam meredakan rasa nyeri yang timbul. Namun, harus tetap awasi bayi Anda, sebab potongan buah tersebut dapat pecah dan menimbulkan bahaya jika tersedak.

      Tempelkan potongan es batu

Bungkus potongan-potongan es batu dengan kain handuk atau kain lembut lainnya. Tempelkan bungkusan es batu itu ke daerah yang akan tumbuh gigi selama 1-2 menit. Hal ini dapat memberikan rasa nyaman pada si Kecil.

Meski menimbulkan rasa tidak nyaman, fase tumbuh gigi adalah salah satu tahap penting pada pertumbuhan seorang anak. Untuk itu, peran orang tua akan sangat membantu si Kecil melewati tahap ini. Lakukan cara-cara di atas untuk membantu anak yang sedang tumbuh gigi. Setelah gigi pertamanya tumbuh, jangan lupa untuk selalu merawat dan menjaga kebersihannya. Itu karena di usia 6-7 tahun, gigi susu anak—baik laki-laki maupun perempuan—satu per satu akan tanggal.

 

Sumber:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4517507/

https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/t/teething

 

 

 

Baca Juga