dr. Dyah Novita Anggraini

 

Akhirnya, momen berpuasa kembali tiba! Walau harus menjalaninya di tengah pandemi COVID-19, kita tetap harus semangat dan menjaga daya tahan tubuh. Si Kecil pun harus menerapkan pola hidup sehat yang sesuai untuk anak yang berpuasa.

 

Infeksi virus corona yang mewabah saat ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Penyakit ini menimbulkan gejala utama berupa gangguan pernapasan.

 

Virus ini sifatnya menyebar sangat cepat (super spreader). Hal ini membuat beberapa negara menerapkan kebijakan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

 

Diperkirakan, cara ini masih berlangsung sampai bulan puasa tahun ini. Itu sebabnya, ini menjadi pengalaman pertama bagi seluruh umat Islam di dunia untuk menjalankan ibadah puasa di saat pandemi coronavirus.

 

Namun, jangan khawatir, puasa tetap bisa dilakukan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja tahun ini lebih difokuskan pada beberapa hal yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap sehat menjalankan puasa di saat wabah virus corona.

 

Daya tahan tubuh merupakan “benteng pertahanan” untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit, baik itu infeksi virus ataupun bakteri. Jadi, kegiatan berpuasa anak selama pandemi corona harus diperhatikan agar daya tahan tubuhnya tidak menurun.

 

Berikut beberapa cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak selama berpuasa di tengah pandemi COVID-19.

 

1.    Konsumsi Makanan dengan Karbohidrat Kompleks dan Protein

Karbohidrat kompleks dan protein memiliki kandungan kalori tinggi. Hal ini karena punya rantai kompleks, maka tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memecahnya menjadi energi. Energi yang dihasilkan dapat bertahan lama di tubuh sehingga anak tidak mudah lemas.

 

Karbohidrat kompleks juga mengandung indeks glikemik rendah yang kaya akan serat. Ini membuat  si Kecil dapat menahan rasa lapar yang cukup lama.

 

Contoh asupan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks adalah beras merah, oatmeal, gandum, pir, alpukat, jeruk, pisang, tomat, kacang polong, bayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

 

2.    Konsumsi Sayuran dan Buah-buahan

Selain mengandung serat yang tinggi untuk bantu menahan lapar, sayuran dan buah-buahan juga kaya vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Perlu diketahui, tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin dan mineral.

 

Kebutuhan vitamin dan mineral yang cukup mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga anak dapat menjalankan puasa dengan baik dan tidak mudah sakit.

 

3.    Tidur Cukup

Saat menjalankan ibadah puasa, pastikan anak cukup tidur di malam hari. Agar saat sahur, anak tidak terlalu mengantuk, tidak mudah lelah saat berpuasa, dan imunitasnya selalu terjaga dengan baik. Untuk anak pra-sekolah, perlu waktu tidur 10 jam setiap hari.

 

4.    Minum Air Putih

Selalu ingatkan anak untuk memperbanyak asupan air putih saat sahur dan berbuka puasa. Sebaiknya, konsumsi minuman manis secukupnya saja saat berbuka.

 

5.    Minum Susu

Agar semakin semangat dan kuat saat menjalankan puasa, tambahkan segelas susu saat sahur dan berbuka secara rutin selama bulan puasa.

 

6.    Olahraga Bersama Keluarga

Puasa bukan menjadi alasan untuk tidak aktif bergerak, ya! Olahraga sudah terbukti dapat meningkatkan imunitas tubuh. Contohnya, Anda dan anak bisa bermain bola basket atau badminton di area depan rumah.

 

7.    Rutin Berjemur

Berjemur rutin dapat meningkatkan asupan vitamin D. Apabila vitamin D cukup, maka pembentukan sistem kekebalan tubuh akan terjadi.

 

Berjemur dapat dilakukan antara jam 08.00-10.00 pagi, dengan durasi sekitar 10-15 menit. Jangan lupa pakai sunscreen khusus balita atau anak agar kulitnya tetap aman dari paparan sinar matahari.

 

Mulailah lakukan cara-cara di atas secara rutin beberapa hari sebelum puasa agar anak terbiasa ketika tiba saatnya berpuasa. Usahakan untuk selalu menjaga daya tahan tubuh agar risiko infeksi virus corona tidak terjadi pada anak dan anggota keluarga lainnya.

 

Lalu, jangan lupa tetap rutin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setidaknya 20 detik, terutama sebelum makan agar terhindar dari berbagai jenis penyakit. Semoga Anda dan keluarga tetap sehat dan mendapatkan keberkahan selama menjalankan ibadah puasa, ya!

Baca Juga