Selama pandemi dan era normal baru, anak akan dibatasi dalam hal interaksi fisik dengan temannya. Lantas, amankah anak bermain bersama temannya?

Pandemi virus corona yang dialami di Indonesia, tentunya memaksa orang tua dan anak menerapkan kebiasaan baru atau kondisi normal baru. Mulai dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga membatasi aktivitas keluarga di luar rumah.

Namun, pembatasan aktivitas di luar ruangan bukan perkara yang mudah bagi orang tua Umumnya, anak-anak ingin bebas bermain bersama teman-teman di lingkungan rumahnya.

Amankah anak Anda keluar dan bermain dengan teman? Apa perlu orang tua melarangnya dengan ketat? Daripada Anda menerka-nerka, mari cari tahu jawabannya di sini.

Bermain Secara Fisik dengan Teman, Seberapa Penting?

Sekolah bukan cuma tempat untuk belajar dan menggali ilmu. Di sana, anak-anak berkomunikasi, berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan sosialnya. Tentunya, kebijakan sekolah dari rumah akan membatasi hal-hal tersebut.

Anak-anak yang biasanya bersekolah bersama setiap hari sekarang berada di rumah tanpa teman sebayanya. Efek emosional dari isolasi ini bisa sangat signifikan pada si kecil.

Padahal, anak-anak membutuhkan hubungan sosial satu sama lain dengan teman sebayanya. Selain itu, manfaat anak bermain dengan teman-temannya adalah untuk menstimulasi kemampuan berpikir dan berimajinasi anak.

Itu sebabnya, bermain dan berinteraksi secara fisik adalah hal yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak yang optimal.

Hanya saja, saat ini kita dihadapkan pada keadaan khusus pandemi virus corona. Hal inilah yang membuat anak bermain saat pandemi menjadi berisiko untuk kesehatan.

Akan tetapi, ini bukan berarti si kecil sama sekali tidak boleh bermain di luar. Si kecil dapat tetap bermain bersama teman-temannya, selama Anda memperhatikan beberapa hal demi menjaga kesehatan anak di masa pandemi.

Anak Bermain dengan Temannya, Perhatikan Ini

Bermain pada anak bukan hanya sekadar kegiatan yang menyenangkan. Aktivitas tersebut juga merupakan “ladang belajar” bagi mereka.

Jadi, jika anak Anda sedang bermain dan berinteraksi langsung dengan teman sebayanya, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan di era normal baru ini:

  1. Pastikan bahwa kondisi anak sehat. Sebelum membawanya keluar rumah, pastikan bahwa anak Anda dalam keadaan yang sehat.
  2. Pastikan si kecil tidak sedang demam, tidak batuk, tidak sesak, ataupun sedang mengalami gangguan kesehatan lainnya.
  3. Pakaikan anak masker selama bermain. Jika si kecil masih terlalu kecil dan belum paham pentingnya penggunaan masker dan menjaga jarak, lebih baik hindari membawanya bermain bersama anak-anak lain. Anak Anda akan lebih rentan terpapar penyakit.
  4. Jangan bawa anak di bawah 3 tahun yang masih sulit menjaga kebersihan dan pembatasan jarak. Salah satu syarat anak bisa beraktivitas di luar adalah bahwa anak sudah dapat bekerja sama untuk menjaga kebersihan dirinya.
  5. Cuci tangan berkala. Cuci tangan sebelum dan setelah bermain merupakan cara mudah untuk mencegah penularan infeksi pada anak.
  6. Pilihlah tempat bermain yang luas dan di luar ruangan. Carilah tempat bermain yang luas dan lapang. Hindari tempat bermain yang padat dan tertutup.
  7. Lokasi bermain di luar ruangan dengan sirkulasi udara baik merupakan lokasi yang baik untuk berkumpul bersama secara aman.
  8. Jaga nutrisi anak. Nutrisi anak adalah modal anak Anda untuk melawan penyakit. Nutrisi yang cukup akan mendukung sistem imun anak Anda.
  9. Oleh karena itu, perhatikan asupan makanan anak Anda, termasuk pilihan snack yang Anda berikan. Susu adalah salah satu pilihan minuman bernutrisi lengkap yang bisa Anda pilih untuk menunjang kesehatan anak.

Jika ingin membawa anak bermain ke luar rumah bersama temannya di era normal baru ini, pastikan Anda perhatikan hal-hal di atas.

Dengan menjaga kebersihan diri dan mematuhi anjuran kesehatan, anak bisa bermain dengan aman dan terhindar dari penyakit.