dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc (Redaksi Klikdokter)

Sakit mag bukan penyakit yang dapat terjadi pada orang dewasa saja. Faktanya, anak-anak juga dapat mengalaminya.

Sakit mag, atau dispepsia, merupakan salah satu keluhan kesehatan yang banyak dialami orang. Tidak hanya dapat menyerang dewasa, mag juga dapat dialami oleh anak-anak.

Mungkin banyak orang tua bertanya-tanya, apa bedanya mag dengan GERD? Perlu diketahui dulu bahwa tidak ada istilah “mag” dalam dunia kedokteran.

Mag merupakan kata yang sering digunakan orang awam untuk mendeskripsikan keluhan pada saluran pencernaan, termasuk sakit perut, kembung, begah, mual, muntah, dan sebagainya. Oleh sebab itu, mag lebih menunjukkan adanya kumpulan keluhan, dan bukan merupakan suatu penyakit spesifik.

Terkadang, keluhan mag dapat serupa dengan penyakit saluran cerna lainnya, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD). GERD merupakan bentuk kronis dari asam lambung. Ketika asam lambung terjadi lebih dari dua kali seminggu, itu bisa dikatakan GERD. Kondisi ini umumnya ditandai dengan rasa terbakar di dada, nyeri pada ulu hati, serta sering bersendawa.

Keluhan yang disebut dengan istilah mag dapat disebabkan peradangan pada lambung. Peradangan pada lambung ini diakibatkan oleh adanya ketidakseimbangan antara faktor pelindung di lambung dengan faktor eksternal. Selain itu, hal-hal seperti peningkatan produksi asam lambung, konsumsi obat atau makanan tertentu, paparan terhadap zat kimia, sampai stres emosional juga dapat berkontribusi terhadap terjadinya mag.

Mag pada anak

Secara umum, mag yang dialami oleh anak dapat terjadi akibat berbagai hal. Contohnya: pola makan yang tidak teratur, efek samping obat, dampak dari radioterapi, konsumsi makanan yang dapat memicu iritasi lambung (seperti makanan yang asam, makanan pedas, kopi, teh, soft drinks), atau infeksi salah satu jenis bakteri seperti Helicobacter pylori.

Gejala mag pada anak umumnya ditandai dengan rasa nyeri tumpul pada perut atau ulu hati. Selain itu, keluhan tersebut juga dapat disertai dengan rasa kembung, sering bersendawa, mual, dan muntah. Terkadang, rasa nyeri akibat mag juga dapat membuat anak kesulitan tidur atau terbangun pada malam hari.

Dari pemeriksaan fisik, sulit untuk membedakan mag yang disebabkan oleh kuman atau faktor lainnya. Namun, sakit perut yang berlangsung lama hingga berbulan-bulan atau yang timbul secara berulang, umumnya dikaitkan dengan adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori.

Pada anak yang terdiagnosis mag akibat infeksi bakteri tersebut, umumnya dokter akan memberikan penanganan berupa pengobatan antibiotik serta pengobatan untuk meredakan gejala selama beberapa minggu.

Bila anak mengalami gangguan mag, penting bagi orang tua untuk memperhatikan adanya keluhan lain, karena bisa menjadi petunjuk untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Keluhan lain yang harus diwaspadai meliputi muntah yang disertai darah, buang air besar yang disertai darah, atau nyeri perut yang tidak tertahankan dan mengganggu aktivitas anak.

Pada kasus-kasus tersebut, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan endoskopi untuk mengamati saluran cerna secara visual dan menentukan penyebab dari keluhan yang dialami oleh anak.

Setelah mendapatkan pengobatan dan keluhan dirasa mulai mereda, ada beberapa makanan yang perlu dihindari. Misalnya makanan pedas, makanan asam, kopi, teh, dan minuman bersoda dibatasi guna mencegah kambuhnya mag pada kemudian hari. Selain itu, pastikan anak mengonsumsi sayur dan buah yang cukup agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Mag pada anak dapat disebabkan oleh banyak hal, di antaranya produksi asam lambung yang berlebih dan infeksi bakteri Helicobacter pylori. Tanda dan gejalanya dapat berupa nyeri pada perut atau ulu hati, rasa kembung, sering bersendawa, mual, dan muntah.

Oleh sebab itu, jika anak mengalami tanda dan gejala yang dicurigai sebagai sakit mag, segeralah untuk pergi ke dokter agar dapat dilakukan wawancara medis yang mendetail dan pemeriksaan fisik secara langsung. Dengan demikian, dokter dapat menentukan kemungkinan penyebabnya serta penanganan yang paling sesuai bagi anak Anda.

SEO/Tags: Mag, Sakit Mag, Anak