Penulis: Irma Gustiana Andriani, M.Psi, Psi

 

Seringkali orangtua mengamati gerak gerik anak dan bertanya-tanya apa bakat mereka, karena ada banyak sekali kemungkinan yang bisa mengarah pada bakat tertentu. Sebaliknya ketika seorang anak memiliki minat atau bakat seperti menari, bermusik, dan bernyanyi, tanda-tandanya dapat kita amati dengan jelas dari perilakunya yang tampak. 

 

Untuk memudahkan orangtua, berikut beberapa tanda yang menunjukkan bahwa mereka mungkin memiliki bakat dan minat secara alami:

 

1. Amati cara anak bermain

Apakah si kecil senang mengatur dan menyortir objek? Apakah mereka membariskan mobil mainan, memasang atau mengelompokkan barang  berdasarkan warna atau ukuran? Jika ia terus-menerus menyortir objek, artinya mungkin mereka senang memperhatikan detail. Mereka mungkin mencari pola, yang menunjukkan bahwa mereka akan berbakat di mata pelajaran seperti matematika dan sains, tetapi mungkin juga memiliki kemampuan yang kuat untuk menghafal gerakan-gerakan tertentu. 

 

2. Minat pada musik

Umumnya anak yang menyukai musik akan merasakan sensasi mendalam jika terhubung dengan musik.  Misalnya senang mengetuk-ngetukkan benda menjadi berirama, cepat mengingat atau menghafal lagu baru atau bersenandung. Ini adalah salah satu tanda awal bahwa si kecil mungkin tertarik dengan kelas bermusik atau menari. 

 

3. Mengotak-atik barang

Jika si kecil terus-menerus mengutak-atik objek dan ingin tahu tentang cara kerja sesuatu, itu mungkin menunjukkan bahwa mereka adalah anak visual-spasial. Mereka dapat membangun menara dengan balok atau membongkar barang-barang dan menyatukannya kembali. Si kecil bisa saja nantinya menjadi mekanik, insinyur, ilmuwan atau penemu. 

 

4. Senang bergerak

Apakah si kecil memiliki energi yang tinggi? Apakah sulit untuk membuat mereka duduk diam? Apakah mereka seringkali terlihat mengeksplorasi lingkungan melalui gerakan? Ini mungkin berarti bahwa mereka adalah anak yang senang dan merasa lebih baik belajar melalui kegiatan daripada membaca buku. Mereka mungkin berbakat dalam olahraga, musik, dan menari. Orangtua dapat mengarahkan mereka pada beberapa aktivitas yang menuntun mereka untuk menggunakan gerakan-gerakan fisik misalnya mengajaknya berenang, jogging, bersepeda, memanah. Anak akan menemukan kesukaannya jika diberikan kesempatan untuk mencoba.

 

5. Di mana saja, kapan saja

Anak-anak dengan bakat tertentu, umumnya memiliki kecenderungan melakukan hal yang ia sukai di mana saja. Sehingga orangtuanya perlu menyiapkan aktivitas, agar kesempatan anak mengeksplorasi dirinya bisa terpenuhi. Misal anak-anak yang senang mengutak-atik barang, maka orangtua perlu sigap menyiapkan permainan yang memungkinkan anak bisa mengutak atik atau bongkar pasang seperti lego atau puzzle. 

 

6. Anak tidak mudah menyerah

Ini menunjukkan kegigihan dan kekuatan jika si kecil terus mencoba meskipun gagal atau melakukan kesalahan. Keterampilan ini sangat penting untuk mengembangkan bakatnya, karena akan banyak kemungkinan ia berhadapan dengan kegagalan atau melakukan kesalahan dan perlu mencoba lagi. Ketekunan memungkinkan anak untuk mengembangkan bakat atau potensinya. Apalagi ditunjang dengan dukungan sepenuhnya dari orangtuanya.

Baca Juga