Musim hujan telah tiba. Kesehatan menjadi perhatian khusus yang harus tetap terjaga, terutama kesehatan si kecil. Karena anak-anak rentan terhadap penyakit.

Suhu yang rendah serta udara yang lembab merupakan tempat nyaman bagi jentik nyamuk. Selain itu, virus penyebab diare, flu dan batuk juga menjadi ancaman bagi anak terserang penyakit. Lalu bagaimana agar si kecil dapat tetap fit beraktivitas meski cuaca tidak mendukung?

Perhatikan asupan makanan

Berikan sarapan dan bekal untuk anak di sekolah agar Ia tidak jajan sembarangan. Perhatikan juga kebersihan kebutuhan air minumnya. Jika kebutuhan nutrisinya sudah terpenuhi, anak tidak perlu diberi vitamin.

Perhatikan pakaian anak

Persiapkan pakaian yang lebih tebal dari biasanya. Sediakan topi, jaket/sweater, kaos kaki, sepatu bot dan jas hujan dengan tampilan menarik agar anak mau mengenakannya saat sedang melakukan kegiatan di luar rumah.

Membuat batas waktu bermain

Beberapa anak senang bermain di luar saat musim hujan. Padahal air hujan adalah air yang mengandung berbagai macam polutan yang bercampur di udara, seperti logam dan toxic. Salah satu cara yang dapat Moms lakukan untuk menjaga kesehatan anak adalah dengan membuat batas waktu bermainnya. Ingatkan anak bahwa rumah adalah tempat untuk menghangatkan dirinya.

Cegah perkembangan jentik nyamuk

Seperti yang disarankan oleh pemerintah, dengan melakukan 3M (Menguras, Mengubur, dan Menutup) untuk menghindari perkembangan jentik nyamuk Aedes Aegypti. Kosongkan atau tutup wadah air, kuras dan bersihkan bak mandi secara rutin, dan jauhi pekarangan rumah dari sampah-sampah yang menumpuk.

Anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuhnya pun belum berkembang sempurna, sehingga kondisi tubuhnya masih rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, penting sekali menjaga kesehatan anak khususnya pada musim hujan.