Penulis: dr. Alvin Nursalim

Setiap orang tua ingin mempunyai anak yang sehat dan aktif. Anda juga, bukan? Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan melatih kemampuan motorik kasar anak sejak dini.

Motorik kasar adalah kemampuan yang melibatkan gerakan seluruh tubuh tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Beberapa contoh keterampilan motorik kasar, misalnya berdiri, berjalan, berlari, melompat, dan duduk tegak di kursi.

Selain itu, kemampuan motorik kasar juga mencakup koordinasi mata-tangan; seperti keterampilan bermain dengan bola (melempar, menangkap, menendang), mengendarai sepeda, dan berenang.

Sayangnya, mewujudkan aspek-aspek yang mendukung perkembangan kemampuan motorik kasar anak cenderung sulit dilakukan di tahun 2020 ini. Alasannya adalah karena adanya pandemi virus corona, penyebab COVID-19.

Situasi pandemi membuat anak lebih sulit bermain dan beraktivitas secara leluasa. Padahal, rangsangan aktivitas fisik diperlukan untuk mencapai keterampilan motorik kasar yang optimal.

Lantas, harus bagaimana? Tenang, tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa mendukung perkembangan motorik kasar anak dengan memberikan stimulasi yang tepat tanpa harus keluar rumah.

Berikut tips yang bisa Anda terapkan:

  1. Bermain Kejar-kejaran
    Anak sudah berjalan atau berlari? Anda dapat mengoptimalkan kemampuan motorik tersebut dengan mencoba bermain kejar-kejaran di dalam atau di lingkungan sekitar rumah.
  2. Sebutkan Suara Binatang
    Buat suara binatang yang berbeda, dan minta anak Anda menebak. Instruksikan pula anak Anda untuk memberikan contoh gerakan hewan tersebut.
    Permainan sederhana ini dapat mengajari lebih banyak tentang hewan dan melatih gerakan fisik si kecil, meski tetap berada di dalam rumah.
  3. Tantang Anak Anda
    Balita senang diberi tantangan, karena mereka sedang tumbuh dan aktif dalam mengeksplorasi.
    Tanyakan kepada anak Anda: "Bisakah kamu mengangkat tangan?", atau "Bisakah menyentuh tangan ke jari kaki?"
    Menggunakan nama bagian tubuhnya membantunya belajar, dan pada saat yang sama juga melatih koordinasi antara otak dan gerakan otot.
  4. Lari di Tengah Rintangan
    Buatlah rintangan menggunakan bantal, atau mainan yang aman dan lembut. Tunjukkan pada si kecil cara melewatinya. Mintalah juga si kecil untuk mencoba melewatinya secepat yang dia mampu.
    Anak Anda akan terpacu untuk bergerak, dan hal ini akan melatih koordinasi fisiknya.
    Tetap perhatikan aspek keamanan, ya. Pastikan dilakukan di ruangan yang luas dan lapang.
  5. Membersihkan Mainan
    Siapa bilang membersihkan mainan adalah pekerjaan orang tua yang tidak menyenangkan?
    Anda justru dapat menggunakan kegiatan tersebut sebagai cara melatih kemampuan motorik si buah hati.
    Ambil beberapa mainan yang bisa dibersihkan dengan air. Masukkan mainan-mainan tersebut ke dalam ember berisi air. Minta bantuan anak membersihkannya agar terbebas dari kuman dan kotoran.
    Kegiatan tersebut bisa terasa sangat menyenangkan, dan turut melatih anak untuk bertanggung jawab terhadap kebersihan mainannya.

Banyak kegiatan menyenangkan yang dapat Anda lakukan di rumah bersama si kecil untuk melatih kemampuan motorik kasarnya.

Selain stimulasi fisik, berikan juga si kecil asupan sehat dan bergizi seimbang. Jangan lupa untuk menyertakan camilan sehat berupa susu, agar kebutuhan gizi si kecil terus terpenuhi. Dengan kombinasi tersebut, kemampuan motorik anak akan berkembang lebih pesat.