Menjaga kesehatan tubuh anak mutlak dilakukan, khususnya selama masa pandemi virus corona ini. Asupan nutrisi yang baik adalah salah satu modal untuk memelihara sistem imun yang baik. Salah satu asupan yang perlu Anda perhatikan adalah vitamin D.

Mengapa vitamin D penting bagi tubuh manusia, terutama anak-anak? Apa saja yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D anak?

Manfaat Vitamin D bagi Anak Selama Pandemi

Vitamin D penting untuk menunjang kesehatan tulang dan otot. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfat dari makanan, yang baik untuk menunjang kesehatan dan kekuatan tulang. Hal ini harus diperhatikan karena anak sedang dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan nutrisi yang tepat dan memadai.

Terdapat bukti bahwa vitamin D yang rendah berhubungan dengan masalah kesehatan, seperti risiko yang lebih tinggi untuk mengalami sakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan kekebalan tubuh, dan penyakit autoimun.

Artikel Lainnya: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3621349/catat-ini-tanda-dan-gejala-tubuh-anda-kekurangan-vitamin-d

Semua anak membutuhkan vitamin D segera setelah lahir. Untuk anak-anak di bawah usia 12 bulan, membutuhkan vitamin D sebanyak 400 IU per hari. Sementara anak-anak usia 12 sampai 24 bulan membutuhkan 600 IU vitamin D setiap hari.

Cara Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anak Selama Pandemi

Lakukan beberapa hal berikut ini untuk memenuhi kebutuhan vitamin D anak selama masa pandemi:

  1. Terpapar Sinar Matahari dengan Cukup
    Tubuh kita membuat vitamin D saat kulit terpapar sinar matahari. Namun, sulit untuk mendapatkan cukup vitamin D dari matahari karena sebagian besar anak-anak menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan.
    Jadi, ajaklah anak Anda untuk berolahraga pagi hari untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang dibutuhkan untuk pembentukan vitamin D.
    Artikel Lainnya: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3643344/beragam-manfaat-vitamin-d-untuk-ibu-hamil-dan-janin
  2. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin D
    Sangat sedikit makanan yang mengandung vitamin D secara alami. Makanan yang paling banyak adalah ikan berlemak dan minyak ikan. Selain itu, banyak perusahaan makanan yang menambahkan vitamin D ke dalam susu, yoghurt, jus, sereal, dan asupan lainnya.
  3. Jangan Lupa Suplemen
    Untuk mendapatkan cukup vitamin D, anak sering kali perlu mengonsumsi multivitamin dengan kandungan vitamin D. Vitamin D terkadang diberi label sebagai vitamin D3.

Vitamin D juga bisa dikombinasikan dengan kalsium. Salah satu sumber kalsium yang dapat menjadi pilihan adalah susu. Anda bisa memberikan susu UHT kepada anak sebagai cara untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D sekaligus kalsiumnya.

Selain enak dan bergizi, susu UHT juga steril karena menggunakan pemanasan dengan suhu tinggi.

Baca Juga:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3620373/mitos-tentang-vitamin-yang-tak-perlu-anda-percaya
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3174319/kenali-efek-samping-kelebihan-vitamin-d
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3613802/apakah-anak-membutuhkan-suplemen-vitamin

Ternyata tidak sulit untuk memenuhi kebutuhan vitamin D anak, bukan?

Dengan menerapkan pola hidup sehat dan memperhatikan asupan gizi, maka anak dapat mencukupi kebutuhan vitamin D-nya. Tak hanya penting untuk pertumbuhan tulang, tetapi juga untuk menjaga daya tahan tubuh selama masa pandemi.