Menurut kabar yang beredar, bakat anak dapat diketahui melalui sidik jari. Benarkah demikian? Berikut ulasannya.

Oleh:

dr. Melyarna Putri, Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com

KlikDokter.com - Ilmu yang mempelajari mengenai sidik jari disebut dermatoglyphics. Dermatoglyphics terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu derma yang artinya kulit dan glyphe yang artinya mengukir. Dermatoglyphics mengacu pada formasi gesekan yang muncul pada telapak tangan dan telapak kaki. Istilah dermatoglyphics diciptakan oleh Dr. Harold Cummins, meskipun sebenarnya proses identifikasi sidik jari sudah digunakan selama beberapa ratus tahun.

Menurut ilmu dermatoglyphics, kepribadian dapat ditelusuri dari sejak di dalam rahim ibu dan kemudian tercermin dalam sidik jari (dermatoglyphics). Menurut ilmu dermatoglyphics, sidik jari setiap orang unik. Sidik jari di tangan kanan tidak akan sama dengan sidik jari di tangan kiri dan tidak akan berubah selama tidak mengalami luka yang serius pada lapisan kulit dalam. Melalui sidik jari kita dapat memahami potensi bawaan seseorang, kepribadian, dan kecenderungan yang dipilih orang tersebut dengan menganalisis dermatoglyphics. Belakangan ini, ilmu dermatoglyphics menjadi terkenal karena kegunaannya dalam menelusuri bakat anak.

Para orangtua tentunya ingin stimulasi yang terbaik bagi anak mereka. Ilmu dermatoglyphics, melalui penelusuran bakat anak sejak dini, memberikan informasi yang dibutuhkan orangtua untuk mengasah kemampuan anak mereka sejak kecil sehingga memiliki kemampuan terbaik di masa depan.

Namun, benarkah sidik jari dapat memberikan informasi yang terpercaya mengenai bakat anak?

Sayangnya, sampai saat ini masih sedikit bukti ilmiah yang menyatakan kaitan antara sidik jari dengan bakat anak atau kaitannya dengan fungsi otak yang lain. Sebuah jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 1946 oleh Harold Cummins hanya memaparkan keunikan sidik jari yang dikaitkan dengan kepribadian dan ketertarikan terhadap sesuatu secara spesifik. Namun untuk kaitan dengan bakat seorang anak masih merupakan teka-teki yang harus dijawab. Hal ini mungkin karena penelusuran bakat seseorang membutuhkan penelitian yang kompleks untuk setiap jenis bakat yang dimiliki, sehingga kaitannya dengan sidik jari masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

Referensi:

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1587685/

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1798918/?page=1

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2602062/?page=10

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4534102/