Penulis: dr. Adelyn Jaclyn (Redaksi Klikdokter.com)

ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Atas sering menyerang anak-anak. Jangan anggap sepele, ini bahayanya!

Infeksi Saluran Pernapasan Atas atau ISPA merupakan salah satu penyakit yang sering menjadikan anak sebagai incaran yang paling utama. Menurut penelitian, anak-anak dapat mengalami enam kali gangguan ISPA dalam satu tahun.

ISPA dapat disebabkan oleh infeksi virus—seperti rotavirus dan virus influenza, juga infeksi bakteri—misalnya bakteri streptococcus pneumoniae dan bakteri staphylococcus aureus.

ISPA menyebabkan gangguan pada organ hidung, amandel, tenggorok, dan pita suara. Gejala dari penyakit ini dapat berupa pilek, hidung tersumbat, tenggorokan gatal dan nyeri, sakit saat menelan, batuk, serta suara serak atau parau.

Pada kondisi yang parah, infeksi kuman penyebab ISPA dapat menyebar hingga ke saluran napas bagian bawah. Jika hal ini terjadi, gejala akan semakin berat dan dapat berujung pada sesak napas. Anak yang mengalami kondisi ini membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, karena cukup berbahaya dan dapat berakibat fatal.

 

ISPA dan Gangguan Tumbuh Kembang

Anak yang terkena ISPA biasanya akan mengalami penurunan nafsu makan akibat nyeri tenggorok dan kesulitan menelan. Akibatnya, anak enggan makan sehingga berisiko tinggi untuk kekurangan pasokan gizi yang dibutuhkan untuk menunjang proses tumbuh kembang.

Parahnya lagi, anak yang terkena ISPA juga akan menjadi rewel dan mengalami badan lemas. Keadaan ini membuat si Kecil terhalang untuk melakukan aktivitasnya, sehingga waktu untuk bermain dan belajar menjadi sangat berkurang.

Lebih jauh, ISPA juga menggangu kualitas tidur sang anak. Ketika hidung mengalami masalah seperti pilek ataupun tersumbat, si Kecil menjadi tidak dapat tidur dengan nyenyak. Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu faktor yang berperan dalam menunjang laju tumbuh kembang si Kecil.

 

Mencegah ISPA

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jangan biarkan ISPA menimpa anak Anda dan menyebabkan gangguan tumbuh kembang padanya. Lakukan tindakan berikut sebagai upaya pencegahan ISPA pada anak:

·         Menjaga kebersihan tangan

Tangan merupakan media yang sering dijadikan kuman untuk menyebabkan penyakit. Karena itu, agar anak tidak terpapar kuman penyebab ISPA, pastikan si Kecil melakukan cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir secara berkala.

·         Tingkatkan sistem kekebalan tubuh anak

Pastikan bahwa anak Anda mendapatkan pasokan gizi yang cukup. Hal ini dapat dipenuhi dengan menyajikannya makanan sehat dan bergizi seimbang setiap hari, yang sebagian besarnya terdiri dari sayur maupun buah-buahan.

·         Imunisasi

Cara lain yang juga terbukti ampuh mencegah penyakit adalah imunisasi. Jadi, agar ISPA atau penyakit berbahaya lain tidak terjadi, pastikan si Kecil mendapatkan imunisasi lengkap yang sesuai dengan usianya.

Jangan anggap sepele ISPA pada anak. Lakukan tindakan pencegahan seperti yang telah disebutkan, dan jangan ragu untuk membawa si Kecil ke dokter bila memang ISPA sudah terlanjur terjadi.

 

Salam sehat!