Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang begitu besar bagi kita semua. Khususnya dalam cara kita berinteraksi dengan orang-orang. Kita selalu diminta untuk menjaga jarak dengan orang lain untuk menekan penyebaran virus corona.

Hal tersebut pada akhirnya memaksa sebagian di antara kita untuk bekerja dari rumah masing-masing atau work from home (WFH). Tidak berhenti di situ, anak-anak kita juga merasakan dampaknya, karena mereka diharuskan untuk belajar secara online atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Tentu saja hal itu bukanlah sebuah kondisi yang ideal. Begitu banyak kesulitan yang dialami oleh para siswa, guru, hingga orang tua selama melakukan proses pembelajaran online. Namun, metode ini harus terus dilakukan guna mencegah anak-anak kita menjadi korban virus corona.

Dengan berjalannya sistem belajar online, berbagai masalah juga muncul sebagai akibat dari metode ini. Tak jarang, para orang tua merasa kesulitan dalam mendampingi anak-anak mereka belajar, terutama ketika kedua orang tua juga bekerja. Bagi para guru, mereka tentunya harus lebih kreatif lagi dalam menjalankan metode online ini.

Sekolah Online, Anak Jadi Kurang Gerak

Lalu, bagaimana dengan anak-anak? Mereka juga menghadapi tantangan yang cukup besar. Mulai dari semakin sulitnya mereka dalam memahami pelajaran hingga risiko masalah kesehatan akibat belajar online.

Pasalnya, pembelajaran metode ini akan membuat anak-anak kita berada di depan laptop atau gadget dalam waktu yang lama. Hal itu membuat aktivitas fisik mereka menjadi jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pada saat mereka menjalani sekolah normal.

Berkurangnya aktivitas fisik inilah yang kemudian bisa berdampak buruk bagi kesehatan mereka, seperti:

  • Rawan mengalami perubahan mood.
  • Meningkatnya risiko terjadinya penyakit kanker di masa dewasa.
  • Menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan yang membuat anak-anak bisa mengalami obesitas.
  • Tidak maksimalnya pertumbuhan tulang dan otot.
  • Tidak maksimalnya kinerja otak mereka.
  • Menurunkan sistem daya tahan tubuh.

Dan untuk menghindari dampak negatif akibat kurangnya aktivitas fisik selama masa pandemi ini, maka peran aktif Anda sebagai orang tua sangatlah diperlukan.

Melakukan beberapa aktivitas fisik bersama-sama akan memberikan semangat lebih bagi anak anda untuk terus bergerak setiap hari. Beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama adalah:

  1. Bersih-Bersih Rumah
    Dengan melakukan bersih-bersih rumah bersama, bukan hanya mendapatkan manfaat dari melakukan aktivitas fisik, tetapi juga rumah Anda menjadi lebih bersih dan sehat. Hal ini tentunya membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dan anggota keluarga lainnya.
  2. Bermain yang Melibatkan Banyak Fisik
    Bermain bersama anak yang menguras fisik dapat Anda lakukan. Misalnya, bergulat, main petak umpet, hingga kejar-kejaran dengan mereka.
  3. Berkebun di Pekarangan Rumah
    Jika Anda memiliki pekarangan rumah yang cukup besar, Anda bisa berkebun bersama dengan anak. Membersihkan pekarangan, menggali tanah, hingga mengatur tanaman adalah beberapa aktivitas fisik yang dapat Anda lakukan di sana.

Asupan Gizi Juga Menjadi Salah Satu Kunci

Selain memastikan bahwa anak Anda melakukan aktivitas fisik yang cukup, Anda juga harus memperhatikan asupan gizi mereka selama masa pandemi ini. Konsumsilah sayur dan buah yang cukup, ditambah dengan berbagai makanan yang mengandung protein seperti telur dan daging.

Untuk menambah asupan gizi anak, Anda juga bisa memberikan susu UHT (ultra-high temperature). Kandungan kalsium dan protein di dalam susu UHT dapat menunjang pertumbuhan anak, seperti pertumbuhan gigi dan tulang, sekaligus membantu menjaga daya tahan tubuh.

Di samping tinggi nutrisi, susu UHT juga steril karena dipanaskan dalam suhu sekitar 140 derajat Celsius selama 4 detik. Proses ini berguna untuk mempertahankan kandungan nutrisi di dalam susu sekaligus membunuh semua bakteri di dalamnya, sehingga kualitas susu tetap terjaga.

Susu UHT juga sangat praktis karena bisa dibawa ke mana-mana dan diminum kapan saja.

Yuk, ajak anak Anda untuk lebih aktif selama masa pandemi ini. Sisihkan waktu untuk berolahraga atau melakukan kegiatan yang menguras fisik agar anak lebih banyak bergerak. Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh anak pun akan meningkat.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait topik ini, bisa bertanya melalui Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Salam sehat!