Penulis: dr. Alvin Nursalim, Sp.PD

Biasanya anak suka beraktivitas di luar rumah untuk bermain. Sebenarnya bermain di luar ruangan merupakan cara yang baik untuk merangsang kreativitas dan imajinasinya. Namun, saat ini kita memasuki musim hujan di mana hujan mengguyur berbagai tempat, termasuk tempat bermain anak Anda.

Apa saja risiko kesehatan jika anak bermain di tempat bermain yang basah dengan air hujan? Apakah aman bagi anak untuk bermain saat hujan selama pandemi?

Bahaya Jika Anak Kehujanan di Masa Pandemi

Hujan adalah fenomena awal yang tidak bisa dhindari. Memasuki musim penghujan, maka Anda dan keluarga akan berhadapan dengan derasnya hujan, khususnya di Indonesia yang memiliki curah hujan yang tinggi. Jika Anda tidak berhati-hati, paparan hujan juga bisa menyebabkan berbagai gangguan pada anak Anda.

Lalu, apa saja dampak kehujanan bagi kesehatan anak?

Artikel Lainnya: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3622292/amankah-menelan-air-hujan

Hujan deras dapat meningkatkan risiko terjadinya rhinitis alergi. Jadi, apabila anak Anda bermain di luar saat hujan dirinya bisa saja mengalami keluhan pilek atau hidung tersumbat, khususnya jika memiliki riwayat alergi.

Hal ini dapat terjadi karena selama hujan, cuaca cenderung berangin dan kandungan alergen seperti polen dan jamur yang terkandung di udara juga meningkat.

Selain itu, gangguan kulit seperti dermatitis atopik juga dapat meningkat pada musim hujan. Hal ini juga berhubungan dengan konsentrasi bahan alergen yang terkandung di udara selama musim hujan.

Lakukan Ini Jika Anak Kehujanan

Tidak perlu khawatir jika anak Anda pulang dalam keadaan basah setelah bermain di bawah air hujan. Lakukan berbagai langkah berikut ini untuk menjaga kesehatan tubuhnya:

  1. Bersihkan Tubuh Anak
    Hal pertama yang harus dilakukan setelah kehujanan adalah mandi. Siapkan air hangat suam kuku untuk membersihkan tubuh anak Anda.
    Pastikan Anak Anda tidak beraktivitas di rumah sebelum dirinya membersihkan diri. Mandi dapat menghilangkan berbagai kotoran dan bahan alergen yang menempel pada tubuh anak.
    Artikel Lainnya: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3623157/anak-ingin-main-hujan-ini-tips-agar-tetap-aman
  2. Cuci Pakaian Anak yang Kotor
    Segeralah cuci baju anak atau sepatu yang kotor. Pakaian atau sepatu yang kotor bisa menjadi sumber kuman dan menyebabkan berbagai masalah kulit seperti dermatitis dan pioderma.
  3. Jaga Nutrisi Anak
    Salah satu cara menjaga kesehatan anak di musim hujan adalah dengan memperhatikan asupan nutrisinya. Pastikan anak Anda mendapatkan cukup vitamin dan mineral untuk menunjang tumbuh kembangnya.

Selain memperhatikan konsumsi makanan seperti memperbanyak sayur dan buah, asupan minuman juga harus dicermati. Salah satu minuman yang dapat dikonsumsi anak adalah susu UHT. Dengan kandungan vitamin dan juga kalsium, susu UHT dapat membantu menjaga pertumbuhan gigi, tulang, serta daya tahan tubuh.

Di samping kaya nutrisi, susu UHT juga steril karena melalui proses pemanasan dalam suhu tinggi.

Baca juga:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3617197/tips-memilih-jas-hujan-yang-tepat-untuk-anak
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3636212/musim-hujan-tiba-5-jenis-olahraga-ini-bisa-dilakukan-si-kecil
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3619723/makanan-super-untuk-cegah-penyakit-musim-hujan-pada-anak

Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi jika anak bermain di bawah hujan. Pastikan Anda menjaga kebersihan anak Anda dan cukupi kebutuhan nutrisi anak untuk menunjang sistem imunnya.