Penulis: Irma Gustiana Andriani, M.Psi, Psi

 

Seperti yang kita ketahui bersama, pandemic Covid19 ini menyebabkan semua kegiatan harus dialihkan ke rumah, baik kegiatan belajar dan juga kegiatan bekerja. Menyikapi hal ini, orangtua perlu cermat dan bijak dalam mendampingi anak-anaknya belajar selama dirumah saja. Salah satu aspek yang harus dikendalikan adalah menciptkan situasi belajar yang membuat anak fokus. Berikut ini ada beberapa tips yang harus dilakukan agar anak tetap fokus :

 

1. Kerjakan tugas, satu per satu

Pastikan anak mengerjakan satu persatu tugasnya, karena anak tidak biasaya kesulitan untuk fokus bila ada beberapa tugas yang harus dikerjakan. Ini akan membantu memfokuskan pikiran anak pada apa yang ada dihadapannya, daripada memikirkan terlalu banyak hal yang berbeda-beda ia lakukan.

 

2. Buat jadwal yang bertujuan

Kadang kala anak terlihat tidak fokus bukan karena kesulitan untuk menjaga fokusnya, namun karena ia tidak paham harus fokus pada apa. Maka, sebelum anak memulai sesi belajar, buat daftar tujuan untuk memberikan arahan kepada anak misalnya menyelesaikan tugas menggunting dan menempel, mewarnai atau melipat kertas.

Setelah anak mencapai tujuan tugasnya,  maka berikan ia waktu untuk beristirahat, sebelum mengerjakan tugas baru.

 

3. Setting ruang atau sudut belajar yang nyaman

Ruang yang tidak teratur dapat menjadi penyebab utama gangguan bagi anak. Pastikan anak memiliki ruang belajar khusus seperti belajar. Ruang ini harus cukup rapi dan hanya mencakup barang-barang yang dia butuhkan untuk sesi belajar itu, misalnya buku, alat tulis, pewarna cat dan pendukung belajar lainnya.

 

4. Sediakan wadah agar terorganisir

Pastikan hasil kerja anak berada pada wadah atau folder dengan kode warna untuk setiap subjek  yang ia kerjakan, akan membantu anak belajar mengorganisir tugas-tugasnya. Hal ini pun berlaku untuk mengemas mainannya dalam wadah tertentu, sehingga melatih konsentrasinya.

 

5. Latih anak untuk memusatkan perhatian

Anak-anak usia pra sekolah sampai dengan usia 6-7 tahun, tidak akan selalu bisa terus menerus fokus pada tugasnya. Maka ajari anak untuk melakukan beberapa kegiatan untuk melatih konsentrasinya, misalnya meminta ia untuk bergerak sebentar, menarik nafas, dan melemaskan tubuhnya agar rileks sebelum mulai kembali mengerjakan tugas.

 

6.  Jadwal harian teratur akan membantu anak

Bantu anak membuat jadwal harian yang mencakup waktu untuk kegiatan harian (mandi, makan, ibadah), belajar, istirahatm bermain bebas dan kegiatan lainnya. Berpegang teguh pada jadwal ini akan membantu anak dalam memahami rutinitas di mana ia siap untuk duduk dan fokus pada tugas belajar.

 

7. Stimulasi kemampuannya, dengan aktivitas yang meningkatkan konsentrasi

Bermain tebak-tebakan, teka-teki, puzzle, lego, crafting atau  project DIY  akan menstimulasi anak untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan fokus, yang dapat digunakan anak untuk menyelesaikan tugasnya.

 

8. Batasi penggunaan Screen Time

Selama anak belajar dirumah, anak diperkenankan untuk menyelesaikan tugas belajar dengan menggunakan teknologi seperti perangkat computer, laptop atau smatphone namun orangtua tetap harus terlibat dalam mendampingi anak, sehingga anak tetap fokus untuk menyelesaikan tujuan belajar dan berkreasi.

 

Semoga tips di atas membantu ya Moms!

Baca Juga